Kamis, 06 Oktober 2011

ALAT PENANGKAP IKAN JENIS RAWAI (LONG-LINE) TUNA LONG-LINE ALAT PENANGKAP IKAN JENIS RAWAI (LONG-LINE) TUNA LONG-LINE




  1. PENDAHULUAN
Rawai (Long-Line) merupakan rangkaian dari unit-unit pancing yang sangat panjang ( mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu meter). Terdiri dari tali utama (main line), tali temali cabang (branch lines) yang diikatkan secara menggantung pada tali utama dengan interval jarak-jarak tertentu, dan maa-mata pancing (hooks) dengan ukuran (nomor) tertentu yang diikatkan pada setiap ujung bawah tali-tali cabang (setiap cabang terdiri dari satu mata pancing). Biasanya alat penangkap ikan ini kebanyakan digunakan untuk menangkap jenis ikan tuna.
Pancing merupkan alat penangkap ikan yang mempunyai prinsip penangkapan ikan dengan memancing ikan sasaran tangkap sehingga tertangkap dengan mata pancing yang dirangkai dengan tali yang menggunakan atau tanpa umpan. Desain dan konstruksi pancing disesuaikan dengan target ikan tangkapan yang dikehendaki, sehingga terdapat berbagai bentuk dan ukuran pancing serta sarana apung maupun alat bantu penangkapan ikan yang digunakan.


  1. RAWAI (LONG-LINE)
Rawai terdiri dari rawai permukaan / pertengahan / dalam perariran (rawai tuna / tunalong line dan rawai cucu / long line) dan rawai dasar perairan (bottom long line). Pada waktu pengoperasian, rawai-rawai ini menggunakan umpan. Ada yang menggunakan umpan hidup (biasanya bandeng) dan ada pula yang menggunakan umpan mati (laying, kembung, belanak, lemuru, tembang, ikan terbang dan atau cumi-cuni). Rawai cucut dioperasikan dipermukaan samudera, sedangkan rawai tuna selain dipermukaan, juga didalam atau dipertengahan samudra. Adapun rawai dasar dioperasikan di dasar laut (pada umumnya di laut dangkal dengan kedalaman ≤200 meter).


Untuk mengetahui karakteristik dari tuna long-line :

  1. Tuna Long-Line
Yaitu long line yang hanyut yang biasanya menangkap ikan pelagis, biasa juga disebut rawai tuna.
Rawai tuna atau Tuna Long-Line yang standar dalam 1 bsaket terdiri dari 6 mata pancing, dengan jarak antar tali cabang 50 meter dan tergantung di sepanjang 350 meter tali utama.

Gbr. Posisi Alat Tangkap Tuna Long Line dalam satu Basket dalam Air
Nelayan Indonesia pada umumnya mengoperasikan rawai tuna sebanyak 100basket atau 100 unit, sedangkan nelayan jepang bisa mencapai 400 - 500 basket dalam setiap trip – nya. Jumlah ABK dalam setiap Tuna Long-Liner sebanyak 6 – 8 orang. Kapal rawai tuna ini di lengkapi dengan alat penarik tali (line hauler).
Karena daerah penangkapan ikan tuna pada umumnya jauh dari pantai, maka dibutuhkan kecepatan kapal yang tinggi untuk mencapainya.
Secara perinsip rawai tuna sama seperti rawai-rawai lainnya,namun mengingat faktor biologi ikan sasaran, tekhnik pengoperasian alat, komponent alat bantu, kapal yang tersedia, maka dilakukan berbagai penyesuaian.bahan tali pancing terbuat dari bahan monofilament (PA) atau multifilamant (PES seperti terylene, Pva seperti kuralon atau PA seperti nylon). Perbedaan pemakaian bahan ini akan mepengaruhi line hauler yang diperlukan. Beberapa perbedan dari kedua jenis bahan tersebut dipandang dari segi teknis adalah sebagai berikut:
1. Bahan multifilament lebih berat dan mahal dibandingkan dengan monofilament, lebih mudah dirakit, dan lebih sesuai untuk kapal-kapal kecil.
2. Bahan multifilamant lebih mudah ditangani dan lebih tahan lama. Karena itu, dalam jangka panjang rawai multifilament harganya relatif lebih rendah.
3. Karena lebih kecil, halus, dan transparan maka pemakaian monfilament dinilai akan memberi hasil tangkapan lebih baik dari multifilament.
1.1 Daerah Pengoperasian
Dilihat dari segi kedalaman operasi (fishing depth) rawai tuna dibagi dua yaitu bersifat dangkal dan yang bersifat dalam yang pancingnya berada pada kedalaman 100 - 300m. Perbedaan kedua jenis ini disebabkan pada tipe dangkal satu basket rawai diberi sekitar 5 pancing sedangkan pada tipe dalam diberi 11-13 pancing sehingga lengkungan tali utama, menjadi lebih dalam.
Dalam beberapa sifat dari kedua tipe ini adalah :

  1. Rawai tipe dalam memerlukan line hauler yang lebih kuat dibanding tipe dekat permukan.

  2. Rawai tipe dalam menangkap jenis big eye yang lebih banyak ( sehingga nilai produksinya lebih baik ) dibanding tipe permukaan. Tuna yang tertangkap dengan rawai dangkal didominasi oleh yellowfintuna yang harganya lebih rendah dibandingkan dengan big eye. Pelepasan pancing (setting) dilakukan menurut garis serong atau tegak lurus pada arus. Waktu melepas pancing biasanya dini hari tergantung jumlah basket yang akan dipasang karena diharapkansetting selesai pada pagi hari jam 07.00 saat ikan giat cari mangsa. Akan tetapi pengoperasian siang hari pun bisa dilakukan. Namun akibatnya penarikan pancing ( hauling ) jatuh pada waktu sore hari.

    1. Jenis-jenis Umpan Tuna Long-Line
Umpan long-line harus bersifat atraktif. Misalnya sisik ikan mengkilat, tahan di dalam air, dan tulang punggung kuat. Umpan dalam pengoperasian alat tangkap ini berfungsi sebagai alat pemikat ikan. Jenis umpan yang digunakan umumnya ikan pelagis kecil, seperti lemuru (Sardinella sp.), layang (Decopterus sp.), kembung (Rastrelliger sp.), dan bandeng (Chanos chanos).


Umpan yang digunakan ada 2 macam yaitu:
1.2.1 Umpan Asli
Umpan yang umum dipakai adalah jenis ikan yang mempunyai sisik mengkilat, tidak cepat busuk, dan rangka tulangnya kuat sehingga tidak mudah lepas dari pancing bila tidak di sambar ikan. Beberapa jenis diantaranya adalah bandeng, saury, tawes, kembung, layang, dan cumi-cumi. Panjang umpan berkisar antara 15-20 cm, dengan berat 80-150 gram. Cumi-cumi kecil masih dapat dipakai asalkan digabung (dijahit) beberapa ekor sehingga menjadi cukup besar. Umpan ini harus berasal dari ikan-ikan yang benar-benar segar dan dilakukan dengan baik agar tahan dalam waktu yang lama.
1.2.2 Umpan Buatan
Umpan buatan dapat terbuat dari kayu, plastik yang menyerupai ikan, udang, dll. Alat ini tidak banyak mengalami kemajuan karena hanya melekatkan umpan pada mata pancing, lalu pancing diberi tali. Dalam teknisnya benang yang dipakai berwarna sehingga tidak tampak dalam air, umpan diberi bau – bauan sehingga dapat memberikan rangsangan untuk dimakan, bentuknya diolah sedemikian rupa, sehingga menyerupai ikan yang umumnya disenangi oleh ikan.



    1. Bagian – Bagian dari Tuna Long-Line
Seperti alat penangkap lainnya , satu unit long line terdiri dari kapal yang dirancang khusus, alat penangkap dan crew. Kapal-kapal tuna long linemodern bagian belakang dari kapal ini telah dirancang dengan baik untuk mudah operasi dan pengaturan alat penangkap.
Tuna long line sendiri pada umumnya terdiri dari : pelampung, bendera, tali pelampung, main line, branch line, pancing wire leader, dan lain-lain. Antara pelampung dengan pelampung dihubungkan dengan tali pelampung dan tali utama dimana sepanjan tali utama terpasang beberapa tali cabang. Satu rangkaian alat inilah yang disebut dengan satu basket long line. Jumlah mata pancing pada setiapbasket bervariasi. Untuk lebih detail pengetahuan tentang alat ini kita lihat bagian demi bagian.

      1. Pelampung (float)
Pelampung yang digunakan pada long line terdiri dari beberapa jenis yaitu pelampung bola, pelampung bendera, pelampung radio, dan pelampung lampu. Warna pelampung harus berbeda atau kontras dengan warna air laut. Hal ini dimakasudkan untuk mempermudah mengenalnya dari jarak jauh setelah setting.
1.3.1.1 Pelampung Bola
Pelampung bola biasanya terpasang pada ujung basket dari alat tangkap. Pelampung bola ini terbuat dari bahan sinteticdengan dimeter 35 cm dan ada yang lebih besar. Untuk long line dengan jumlah basket 70 maka jumlah pelampung bola yang digunakan adalah 68 buah, pada ujungnya terdapat pipa setinggi 25 cm dan stiker scotlight yang sengat berguna bila alat penangakap tersebut terputus maka mudah menemukannya. Untuk melindungi pelampung-pelampung tersebut dari benturan yang dapat menyebabkan pecahnya pelampung tersebut, maka pelampung tersebut dibalut dengan anyaman tali polyehylene dengan diameter 5mm.

1.3.1.2 Pelampung Bendera
Pelampung bendera merupakan pelampung yang pertamakali diturunkan pada waktu setting dilakukan. Biasanya diberi tiang (dari bambu atau bahan lain) yang panjangnya bervariasi sekitar 7 m dan diberi pelampung. Supaya tiang ini berdiri tegak maka diberi pemberat.
1.3.1.3 Pelampung Lampu
Pelampung ini biasanya menggunakan balon 5 watt yang sumber listriknya berasal dari baterai yang terletak pada bagian ujung atas pipa atau bagian bawah ruang yang kedap air. Pelampung ini dipasang pada setiap 15 basket yang diperkirakan hauling pada malam hari. Fungsinya adalah untuk penerangan pada malam hari dan memudahkan pencarianbasket bila putus.
1.3.1.4 Pelampung Radio Bouy
Sebuah radio bouy dilengkapi dengan transmiter yang mempunyai frekuensi tertentu. Daerah tranmisinya bisa mencapai 30 mil. Jjika dalam pengoperasian long linemenggunakan radio bouy,maka kapal harus dilengkapi denganradio direction finder(RDF). Peralatan ini berfungsi untuk menunjukan arah lokasi radio bouy dengna tepat pada waktu basket putus.

      1. Tali Pelampung
Tali pelampung berfungsi untuk mengatur kedalaman dari alat penangkap sesuai dengan yang dikehendaki. Tali pelampung ini biasanya terbuat dari bahan kuralon.

      1. Tali Utama (main line)
Tali utama atau main line adalah bagian dari potongan-potongan tali yang dihubungkan antara satu dengan yang lain sehingga membentuk rangkaian tali yang sangat panjang. Tali utama harus cukup kuat karena menanggung beban dari tali cabang dan tarikan ikan yang terkait pada mata pancing. Pada kedua ujung pada main line dibuat simpul mata.Main line basanya terbuat dari bahan kuralon yang diameternya 0,25 inci atau lebih. Panjang main linetergantung dari panjang dan jumlah branch line, karena setiap penemuan kedua ujung main line merupakan tempat pemasanganbranch line.

      1. Tali cabang (branch line)
Bahan dari tali cabang biasanya sama dengan tali utama, perbadaanya hanya pada ukuran saja, dimana ukuran tali cabang lebih kecil dari tali utama. Satu set tali cabang ini terdiri dari tali pangkal, tali cabang utama, wire leader yang berfungsi agar dapatmenahan gesekan pada saat ikan terkait pada pancing, dan pancing yang terbuat dari bahan baja, biasnaya menggunakan pancing no.7
Umpan merupakan bagian yang sangat penting untuk diperhatikan dalam penangkapan ikan dengan tuna long line. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi umpan pada alat penangkap ini antara lain adalah jenis ikan yang mempunyai sisik mengkilat dengan warna yang menarik sehingga dengan mudah dapat dilihat pada jarak yang jauh, kemudian tidak cepat busuk, rangka tulang kuat sehingga tidak mudah lepas dari pancing bila tidak disambar ikan, mempunyai bau yang cukup tajam dan merangsang serta disukai oleh ikan yang dipancing, tersedia dalam jumlah yang besar, dan murah harganya. Ikan bandeng, ikan kembung, ikan layang dan cumi-cumi merupakan jenis umpan yang banyak digunakan.

      1. Perlengkapan Lainnya
Perlengkapan lainnya yang dimaksud adalah alat-alat yang dipergunakan untuk mempermudah dan mememperlancar kegiatan operasi penangkapan di kapal antara lain adalah radar, RDF, line hauler, marline spike, catut potong, ganco, sikat baja, jarum pembunuh, pisau, dan lain-lain.


Gbr. Perlengkapan pancing long-line

    1. Teknik Pengoperasian
Setelah semua persiapan telah dilakukan dan telah tiba di fishing ground yang telah ditentukan . Setting diawali dengan penurunan pelampung bendera dan penebaran tali utama, selanjutnya dengan penebaran pancing yang telah dipasangi umpan. Rata-rata waktu yang dipergunakan untuk melepas pancing 0,6 menit/ pancing. Pelepasan pancing dilakukan menurut garis yang menyerong atau tegak lurus terhadap arus. Waktu melepas pancing biasanya waktu tengah malam, sehingga pancing telah terpasang waktu pagi saat ikan sedang giat mencari mangsa. Akan tetapi, pengoperasian pada siang hari dapat pula dilakukan.
Penarikan alat penangkap dilakukan setelah berada didalam air selama 3-6 jam. Penarikan dilakukan dengan menggunakan line hauler yang diatur kecepatannya. Masing-masing anak buah kapal telah mengetahui tugasnya sehingga alat penangkap dapat diatur dengan rapi. Lamanya penarikan alat penangkap sangat ditentukan oleh banyakny hasil tangkapan dan faktor cuaca. Penarikan biasanya memakan waktu 3 menit / pancing. Perusahaan perikanan samudra bedar di bali melakukan hauling sekitar 9-11 jam. Selanjutnya dilakukan penanganan hasil tangkapan dan persiapan operasi selanjutnya.


  1. TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN TUNA (TUNA LONG-LINE)
Teknologi yang digunakan dalam pemanfaatan sumber daya tuna disesuaikan dengan sifat dan tingkah laku ikan sasaran. Ada lima macam alat penangkap tuna, yaitu rawai tuna, huhate, handline. pukat cincin, dan jaring insang.

  1. Rawai tuna (Tuna long-line)
Rawai tuna atau tuna longline adalah alat penangkap tuna yang paling efektif. Rawai tuna merupakan rangkaian sejumlah pancing yang dioperasikan sekaligus. Satu tuna longliner biasanya mengoperasikan 1.000 - 2.000 mata pancing untuk sekali turun.
Rawai tuna umumnya dioperasikan di laut lepas atau mencapai perairan samudera. Alat tangkap ini bersifat pasif, menanti umpan dimakan oleh ikan sasaran. Setelah pancing diturunkan ke perairan, lalu mesin kapal dimatikan. sehingga kapal dan alat tangkap akan hanyut mengikuti arah arus atau sering disebut drifting. Drifting berlangsung selama kurang lebih empat jam. Selanjutnya mata pancing diangkat kembali ke atas kapal.
Umpan longline harus bersifat atraktif. misalnya sisik ikan mengkilat, tahan di dalam air, dan tulang punggung kuat. Umpan dalam pengoperasian alat tangkap ini berfungsi sebagai alat pemikat ikan. Jenis umpan yang digunakan umumnya ikan pelagis kecil, seperti lemuru (Sardinella sp.), layang (Decopterus sp.), kembung (Rastrelligersp.), dan bandeng (Chanos chanos).

  1. Huhate (Pole and Line)
Huhate atau pole and line khusus dipakai untuk menangkap cakalang. Tak heran jika alat ini sering disebut "pancing cakalang". Huhate dioperasikan sepanjang siang hari pada saat terdapat gerombolan ikan di sekitar kapal. Alat tangkap ini bersifat aktif. Kapal akan mengejar gerombolan ikan. Setelah gerombolan ikan berada di sekitar kapal, lalu diadakan pemancingan.
Terdapat beberapa keunikan dari alat tangkap huhate. Bentuk mata pancing huhate tidak berkait seperti lazimnya mata pancing. Mata pancing huhate ditutupi bulu-bulu ayam atau potongan rafia yang halus agar tidak tampak oleh ikan. Bagian haluan kapal huhate mempunyai konstruksi khusus, dimodifikasi menjadi lebih panjang, sehingga dapat dijadikan tempat duduk oleh pemancing. Kapal huhate umumnya berukuran kecil. Di dinding bagian lambung kapal, beberapa cm di bawah dek, terdapat sprayer dan di dek terdapat beberapa tempat ikan umpan hidup. Sprayer adalah alat penyemprot air.

Gbr. Bentuk mata pancing huhate
Pemancingan dilakukan serempak oleh seluruh pemancing. Pemancing duduk di sekeliling kapal dengan pembagian kelompok berdasarkan keterampilan memancing.
Pemancing I adalah pemancing paling unggul dengan kecepatan mengangkat mata pancing berikan sebesar 50-60 ekor per menit. Pemancing I diberi posisi di bagian haluan kapal, dimaksudkan agar lebih banyak ikan tertangkap.
Pemancing II diberi posisi di bagian lambung kiri dan kanan kapal. Sedangkan pemancing III berposisi di bagian buritan, umumnya adalah orang-orang yang baru belajar memancing dan pemancing berusia tua yang tenaganya sudah mulai berkurang atau sudah lamban. Hal yang perlu diperhatikan adalah pada saat pemancingan dilakukan jangan ada ikan yang lolos atau jatuh kembali ke perairan, karena dapat menyebabkan gerombolan ikan menjauh dari sekitar kapal.
Umpan yang digunakan adalah umpan hidup, dimaksudkan agar setelah ikan umpan dilempar ke perairan akan berusaha kembali naik ke permukaan air. Hal ini akan mengundang cakalang untuk mengikuti naik ke dekat permukaan. Selanjutnya dilakukan penyemprotan air melalui sprayer. Penyemprotan air dimaksudkan untuk mengaburkan pandangan ikan, sehingga tidak dapat membedakan antara ikan umpan sebagai makanan atau mata pancing yang sedang dioperasikan. Umpan hidup yang digunakan biasanya adalah teri (Stolephorus spp.).

Gbr. Teknik pemancingan huhate


  1. Pancing Ulur (Handline)
Handline atau pancing ulur dioperasikan pada siang hari. Konstruksi pancing ulur sangat sederhana. Pada satu tali pancing utama dirangkaikan 2-10 mata pancing secara vertikal. Pengoperasian alat ini dibantu menggunakan rumpon sebagai alat pengumpul ikan. Pada saat pemancingan, satu rumpon dikelilingi oleh lima unit kapal, masing-masing kapal berisi 3-5 orang pemancing. Umpan yang digunakan adalah ikan segar yang dipotong-potong. Hasil tangkapan utama pancing ulur adalah tuna (Thunnus spp.).
Gbr. Alat pancing ulur

Gbr.Teknik handline



Mengenal Pancing Tonda





alat ini banyak Diaplikasikan di  maluku, dan trenggale, sedangkan di padang, jawa ada juga dan di mukomuko belum biasa






Salah satu alat tangkap untuk memanfaatkan sumberdaya ikan pelagis (permukaan) adalah pancing tonda. Alat tangkap ini banyak dioperasikan di beberapa wilayah di Indonesia. Kontruksi pancing tonda terdiri dari galah, tali pancing utama, kili-kili, tali pancing cabang, dan mata pancing. Mata pancing pada pancing tonda ada yang dilengkapi dengan umpan tiruan (hook With false bail), umpan tiruan yang dilengkapi dengan mata pancing (rapala), atau ada juga yang diiengkapi dengan umpan alam.



Kontruksi Pancing
Pancing tonda terdiri dari komponen-komponen yang penting, yaitu: (1) tali utama, bahan umumnya dari benang plastik monofilament dengan panjang tali bervariasi tergantung keadaan, umumnya antara 100-500 meter, (2) kili-kili, (3) tali kawat, (4) mata pancing tunggal atau mata pancing ganda, dan (5) umpan tiruan.



Daerah penangkapan
Daerah penangkapan untuk pancing tonda skala kecil hanya di sekitar perairan pantai, untuk yang berskala menengah dan besar biasanya di lepas pantai.




 Pukat Ikan




Pukat Udang

Deskripsi Alat Penangkap Ikan

DESKRIPSI ALAT PENANGKAP IKAN

Oleh : Alfi Sahri Baruadi, Zhulmaydin Fachrussyah

Deskripsi Pukat Tarik (Trawl) :
Pukat Tarik adalah jaring berbentuk kantong yang ditarik oleh satu atau dua kapal, baik melalui sam ping atau belakang kapal, selama jangka waktu tertentu untuk menangkap ikan atau binatang air.
Daftar Alat Tangkap untuk Kategori Pukat Tarik :
Pukat Udang (Shrimp Trawl)
Otter Trawl (Otter Trawl)
Pukat Ikan (Fish Net)

Deskripsi Pukat Udang (Shrimp Trawl) :
Pukat udang adalah trawl yang digunakan untuk menangkap udang, ditarik oleh satu atau dua kapal. Mulut jaring terbuka disebabkan oleh dua buah otter board yang terdapat pada ke dua sayapnya.

Deskripsi Pukat Ikan (Fish Net) :
Pukat ikan adalah trawl yang digunakan untuk menangkap ikan, ditarik oleh satu atau dua kapal. Mulut jaring terbuka disebabkan oleh dua buah otter board yang terdapat pada kedua sayapnya.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Pukat Ikan :
Bawal Hitam (Black Pomfret)
Kembung lelaki (Striped mackerel)
Tembang (Fringescale sardinella)

Deskripsi Pukat Kantong (Seine) :
Pukat kantong adalah jaring yang memiliki kantong dan dua sayap dioperasikan dengan cara menarik kedua sayapnya ke arah kapal yang berhenti atau ke darat.
Daftar Alat Tangkap untuk Kategori Pukat Kantong :
Payang (Danish Seine)
Dogol (Danish Seine)
Pukat Pantai (Beach Seine)
Deskripsi Payang (Danish Seine) :
Payang adalah pukat kantong yang digunakan untuk menangkap gerombolan ikan permukaan (pelagic fish). Kedua sayapnya berguna untuk menggiring ikan supaya masuk ke dalam kantong. Cara operasinya adalah dengan melingkari gerombolan ikan dan kemudian pukat kantong tersebut ditarik kearah kapal.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Payang :
Cakalang (Skipjack tuna)
Kuwe (Jacks Travellies)
Layang, Benggol (Scad mackerel)
Pisang-pisang (Goldbanded fusilier)
Tongkol (Frigate mackerel)
Tongkol,Komo (Eastern little tunas)
Tongkol Walang Kekek (Sarda Orientalis)
Tuna Mata Besar (Bigeye tuna)
Deskripsi Dogol (Danish Seine) :
Dogol adalah pukat kantong yang digunakan untuk menangkap ikan dasar (demersal fish) dan pada umumnya mempunyai dua utas tali penarik yang sangat panjang. Tali tersebut diikatkan pada masing-masing ujung sayap. Selama penarikan, tali penarik dan sayapnya digunakan untuk mengurung dan mengarahkan ikan supaya masuk ke dalam kantong.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Dogol :
Cakalang (Skipjack tuna)
Kakap Merah/Bambangan (Red snapper)
Layaran (Indo-Pacific sailfish)
Udang jarak (Grey-blue, spotted legs SL.)
Deskripsi Pukat Pantai (Beach Seine) :
Pukat pantai adalah semua pukat kantong yang dioperasikan dengan cara menarik pukat kantong ini ke pantai. Penarikan ini biasanya dilakukan oleh beberapa orang pada masing-masing sayapnya, tetapi dapat pula dilakukan oleh seorang saja apabila ukuran pukat pantai ini kecil.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Pukat Pantai :

Deskripsi Pukat Cincin (Purse Seine) :
Pukat cincin adalah jaring yang umumnya berbentuk empat persegi panjang tanpa kantong dengan banyak cincin di bagian bawahnya dan digunakan untuk menangkap gerombolan ikan permukaan. Cara operasinya adalah dengan melingkarkan jaring ini mengurung gerombolan ikan. Setelah ikan terkurung bagian bawah jaring ditutup dengan menarik tali yang dilewatkan pada cincin-cincin di bagian bawah jaring.



Daftar Alat Tangkap untuk Kategori Pukat Cincin :
Deskripsi Pukat cincin (Purse seine) :
Pukat cincin adalah jaring yang umumnya berbentuk empat persegi panjang, tanpa kantong dan digunakan untuk menangkap gerombolan ikan permukaan (pelagic fish). Cara operasinya adalah dengan cara melingkarkan jaring ini mengurung gerombolan ikan. Setelah
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Pukat cincin :
Bawal Hitam (Black Pomfret)
Bulusan (Prickly leather-jacket)
Cakalang (Skipjack tuna)
Keling terotol (White pepper lipfish)
Kembung lelaki (Striped mackerel)
Kembung Perempuan (Short-bodied mackerel)
Kuwe (Jacks Travellies)
Lapar kenyang (Ass's ear abalone)
Layang, Benggol (Scad mackerel)
Lemuru (Indonesian oil sardinella)
Sekorpion barong (Russel's firefish)
Selar kuning (Yellowstripe trevally)
Tembang (Fringescale sardinella)
Tenggiri (Barred Spanish mackerell)
Tompel (Black-backed clownfish)
Tongkol (Frigate mackerel)
Tongkol,Komo (Eastern little tunas)
Deskripsi Jaring Angkat (Net) :
Jaring angkat adalah jaring berbentuk empat persegi panjang yang dibentangkan di dalam air secara horisontal dengan menggunakan batang-batang bambu atau kayu sebagai rangkanya. Pemasangan jaring dilakukan di bagian permukaan air, tengah dan dasar perairan. Alat ini dilengkapi alat bantu berupa lampu atau terbawa arus.
Daftar Alat Tangkap untuk Kategori Jaring Angkat :
Bagan Perahu/Rakit (Boat/Raft Lift Nets)
Bagan Tancap (Bamboo platform Lift Net)
Serok (Scoop Net)
Jaring Angkat Lainnya (Other Lift Net)
Deskripsi Bagan Perahu/Rakit (Boat/Raft Lift Nets) :
Bagan perahu/rakit adalah jaring angkat yang dipasang atau dibangun di atas satu atau lebih rakit/perahu baik memakai jangkar atau tidak pada waktu dioperasikan. Dalam operasi penangkapannya dipergunakan lampu sebagai daya penarik agar ikan-ikan berkumpul di atas jaring.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Bagan Perahu/Rakit :
Balong (Tomato clowfish)
Bandeng Lelaki (Giant herring)
Madidihang (Yellowfin tuna)

Deskripsi Bagan Tancap (Bamboo platform Lift Net) :
Bagan tancap adalah jaring angkat yang cara pemasangannya menetap di suatu tempat, dekat pantai atau pada tempat-tempat yang dangkal. Dalam operasi penangkapannya dapat dipergunakan lampu sebagai penarik ikan supaya berkumpul di atas jaring. Biasanya pada bagan tancap ini dibangun juga rumah sebagai tempat tinggal si nelayan, ada pula yang membuat tempat menjemur ikan di muka rumah tersebut.

Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Bagan Tancap :
Albacora (Albacore)
Alu-alu/Barakuda (Barracuda)
Balong (Tomato clowfish)
Bandeng Lelaki (Giant herring)
Bawal Hitam (Black Pomfret)
Terubuk (Tolishad (Chinese herrings))
Deskripsi Serok (Scoop Net) :
Serok (Scoop net) jaring yang berbentuk kerucut atau kantong, mulut jaring membuka karena adanya bingkai yang terbuat dari rotan atau bambu. Operasi penangkapannya dapat dilakukan tanpa atau dengan perahu/kapal motor.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Serok :

Deskripsi Jaring Angkat Lainnya (Other Lift Net) :
Jaring angkat lainnya adalah jaring angkat selain bagan maupun serok.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Jaring Angkat Lainnya :
Albacora (Albacore)
Cakalang (Skipjack tuna)
Cucut, Hiu (Whitecheek shark)
Cucut martil (Hammerhead sharks)
Layang, Benggol (Scad mackerel)
Lemadang (Common dolfinfish)
Tenggiri (Barred Spanish mackerell)
Tongkol (Frigate mackerel)

Deskripsi Jaring Angkat Lainnya (Other Lift Net) :
Jaring angkat lainnya adalah jaring angkat selain bagan maupun serok.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Jaring Angkat Lainnya :
Albacora (Albacore)
Cakalang (Skipjack tuna)
Cucut, Hiu (Whitecheek shark)
Cucut martil (Hammerhead sharks)
Layang, Benggol (Scad mackerel)
Lemadang (Common dolfinfish)
Tenggiri (Barred Spanish mackerell)
Tongkol (Frigate mackerel)

Deskripsi Pancing (Hook and Lines) :
Pancing adalah alat penangkap ikan yang terdiri dari tali dan mata pancing. Umumnya pada mata pancing dipasang umpan, baik umpan buatan maupun umpan alami yang berguna untuk menarik perhatian ikan dan binatang air lainnya.
Daftar Alat Tangkap untuk Kategori Pancing :
Rawai Tuna (Tuna Long Line)
Rawai Hanyut (Drift Long Line)
Rawai Tetap (Set Long Line)
Huhate (Pole and Line)
Pancing Tonda (Troll Line)
Pancing Ulur (Hand line)
Deskripsi Rawai Tuna (Tuna Long Line) :
Rawai tuna (Tuna long line) adalah rawai yang khusus untuk menangkap ikan-ikan tuna. Alat ini pada waktu operasi dibiarkan hanyut dan terapung dekat permukaan perairan untuk jangka waktu tertentu.
Daftar spesies yang dapat ditangkap dengan Rawai Tuna :
Albacora (Albacore)
Baby Tuna (-)
Cakalang (Skipjack tuna)
Cucut, Hiu (Whitecheek shark)
Cucut Lanjaman (Carcharinus falfiformis)
Cucut Pahitan (Alopias superciliosis )
Cucut Slendang (Prionace Glaucu)
Cucut Sorrah Super (Corchorinus Sorrah)
Cucut Super (carchanus brevipina)
Cucut Tikus (-)
Cumi-cumi, Enus (Squid)
Gulamah/Samgeh (Croackers/Drums)
Ikan Pedang (Sword fish)
Ikan Sebelah (Langkau) (Indian halibut)
Ikan Setan (-)
Kakap Hitam ()
Kakap Merah/Bambangan (Red snapper)
Kuwe (Jacks Travellies)
Layaran (Indo-Pacific sailfish)
Lemadang (Common dolfinfish)
Lencam (Emperor)
Madidihang (Yellowfin tuna)
Manyung (Marine catfish)
Pari Plampangan (-)
Remang/Cumang (Yellow pike-conger)
Setuhuk Hitam (Black marlin)
Setuhuk Putih (Indo Pacific marlin)
Tenggiri (Barred Spanish mackerell)
Tuna Mata Besar (Bigeye tuna)
Tuna Sirip Biru Selatan (Southern bluefin tuna)
Udang Cikaso ()

Sabtu, 17 September 2011

BioGrafi Carolus Linnaeus

Carolus Linnaeus

Carolus Linnaeus tahun 1775, lukisan oleh Alexander Roslin
Carolus Linnaeus atau Carl (von) Linné (lahir di Älmhult, 23 Mei 1707 – meninggal di Uppsala, 10 Januari 1778 pada umur 70 tahun) adalah seorang ilmuwan Swedia yang meletakkan dasar tatanama biologi. Ia dikenal sebagai "bapak taksonomi modern" dan juga merupakan salah satu bapak ekologi modern.
Linnaeus ialah ahli botani yang paling dihormati pada masanya, dan ia juga terkenal dengan kemampuan bahasanya. Selain menjadi ahli botani, Linnaeus juga ahli dalam zoologi dan adalah seorang dokter.

Biografi

Carolus Linnaeus lahir di Paroki Stenbrohult (sekarang termasuk wilayah administrasi Älmhult), di bagian selatan Swedia. Ayahnya bernama Nils Ingemarsson Linnaeus dan ibunya bernama Christina Brodersonia. Sejak kecil Linnaeus dilatih menjadi seorang anggota gereja yang setia, sebagaimana ayahnya dan kakeknya (dari ibu), namun ia kurang bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Ketertarikannya dalam studi botani sempat membuat seorang dokter dari kotanya terpesona dan ia dikirim untuk bersekolah di Universitas Lund—universitas terdekat, kemudian pindah ke Universitas Uppsala setelah satu tahun.
Dalam masa-masa ini Linnaeus mempunyai keyakinan bahwa dalam benang sari dan putik bunga terkandung dasar-dasar klasifikasi tumbuhan, maka ia menuliskan sebuah makalah singkat pada suatu mata kuliah yang berhasil membuatnya menjadi pembantu profesor. Tahun 1732 Badan Akademik Ilmu Pengetahuan Alam di Uppsala membiayai ekspedisinya untuk meneliti Laplandia. Hasilnya adalah tulisan berjudul Flora Laponica yang dicetak tahun 1737.
Pada tahun 1735 Linnaeus pindah ke Belanda. Di sana ia mendapatkan gelar dokter dari Universitas Harderwijk. Gelar ini ialah satu-satunya gelar akademik yang berhasil didapatkan Linnaeus, dan ia memperolehnya hanya dalam waktu enam hari, termasuk tiga hari mencetak catatan-catatan botaninya dalam bahasa Latin.
Di Belanda Linnaeus bertemu dengan ahli botani Jan Frederik Gronovius dan memperlihatkannya rancangan makalahnya mengenai taksonomi, yang berjudul Systema Naturae. Di dalamnya, penggunaan deskripsi resmi - physalis amno ramosissime ramis angulosis glabris foliis dentoserratis - diganti olehnya menjadi nama genus-species yang ringkas dan akrab pada zaman sekarang - Physalis angulata - dan penggolongan taksa lebih tinggi dibuat secara berurutan. Meskipun sistem ini, tatanama binomial (nomenklatur binomial), dikembangkan oleh Bauhin bersaudara, Linnaeus dapat dikatakan sebagai yang mempeloporinya.

Tanda tangan Carl v. Linné (Carolus Linnaeus)
Pada tahun 1739 Linnaeus menikah dengan Sara Elisabeth Morea di Stockholm. Linnaeus diangkat sebagai profesor dalam bidang kedokteran di Universitas Uppsala pada tahun 1741 dan ia pindah ke sana, tetapi tidak berapa lama kemudian beralih menjadi profesor di bidang botani. Linnaeus meneruskan kerja dalam sistem klasifikasi serta memperluas pula pada Kerajaan (Regnum) Hewan dan Kerajaan Mineral. Pada tahun 1757 ia mendapat gelar kebangsawanan (von) dari Raja Swedia Adolf Fredrik, sehingga dapat menggunakan nama Carl von Linné.
Pada akhir hidupnya, Linnaeus sering menderita sakit, seperti encok dan sakit gigi[1] Ia terkena serangan stroke dua kali, yaitu pada tahun 1774 dan 1776, hingga kehilangan fungsi bagian tubuhnya bagian kanan. Linnaeus meninggal dunia pada 10 Januari 1778 di Uppsala pada suatu upacara di Katedral Uppsala dan kemudian ia dimakamkan di katedral tersebut[2].

Tatanama Linnaeus

Sumbangan utama Linnaeus bagi ilmu taksonomi ialah pembuatan konvensi penamaan organisme hidup yang diterima secara universal dalam dunia ilmiah—karya Linnaeus tersebut menjadi titik awal tatanama biologi. Selain itu, Linnaeus mengembangkan, selama pengembangan besar pengetahuan sejarah alam pada abad ke-18, hal yang sekarang disebut sebagai taksonomi Linnaeus, yaitu sistem klasifikasi ilmiah yang kini digunakan secara luas dalam biologi.
Sistem Linnaeus mengklasifikasikan alam dalam hirarki atau tingkatan-tingkatan, dimulai dengan tiga "kerajaan". Kerajaan dibagi ke dalam Kelas dan masing-masing Kelas terbagi dalam Ordo, yang dibagi dalam Genera (bentuk tunggal: genus), yang dibagi dalam Spesies. Di bawah tingkatan spesies, Linnaeus kadang menyebutkan takson yang tidak diberinya nama (untuk tumbuhan, hal ini sekarang dinamai "varietas").
Linnaeus menamai taksa dengan sesuatu yang mengena pada ciri khusus taksa tersebut. Sebagai contoh, manusia adalah Homo sapiens, tetapi ia juga menyatakan bahwa ada species manusia kedua, Homo troglotydes (bermakna "orang goa", yang ia maksudkan untuk simpanse dan sekarang ditempatkan dalam genus berbeda (bukan Homo) melainkan Pan troglotydes). Kelompok mamalia dinamai berdasarkan kelenjar susu (mammae) karena salah satu definisi karakteristik mamalia adalah bahwa mereka merawat bayinya. (Dari beberapa perbedaan antara mamalia dan hewan lain, Linnaeus lebih memilih hal ini karena pandangannya pada pentingnya keberadaan induk betina.)
Hanya sistem pengelompokan hewan oleh Linnaeus yang masih tetap digunakan hingga kini, dan pengelompokan itu sendiri sudah banyak berubah sejak dicetuskan oleh Linnaeus sebagaimana prinsip-prinsip yang melandasi pengelompokan itu juga banyak berubah. Namun demikian, Linnaeus tetap dianggap berjasa mengembangkan gagasan struktur hirarki klasifikasi yang didasari oleh sifat-sifat teramati. Rincian dasar tentang hal yang dapat dianggap sah secara ilmiah untuk disebut 'sifat teramati' itu sendiri telah berubah seiring bertambahnya pengetahuan (contohnya, DNA yang pada masa hidup Linnaeus tidak dikenal telah terbukti bermanfaat dalam mengklasifikasikan dan menentukan hubungan organisme hidup satu dengan lainnya), namun prinsip-prinsip dasarnya tetap masuk akal.

Senin, 05 September 2011

Kejahatan Baru Israel di Palestina

Kejahatan Rezim Zionis Israel terhadap warga tak berdosa Palestina telah berlangsung lama. Baik dunia Islam maupun masyarakat internasional hingga saat ini masih belum mampu membebaskan bangsa tertindas ini dari penderitaannya. Kejahatan yang nyata-nyata dilakukan oleh Israel hanya mendapat kecaman tanpa adanya upaya menindaklanjutinya.
Penjajah senantiasa melakukan tindakan kejahatan, namun ketika penjajah mendapat dukungan internasional maka ia akan melakukan berbagai kejahatan dan pengerusakan serta tindakan semena-mena lainnya terhadap bangsa yang ia jajah. Kondisi ini kita akan mendapatkannya pada Israel. Rezim Zionis yang menjajah Palestina pada tahun 1948 mulai melakukan pembantaian terhadap rakyat Palestina dan mengusir ratusan ribu warga negara ini.
Sejak saat itu, Israel dengan brutal berupaya memadamkan seruan rakyat Palestina yang menuntut haknya. Dalam usahanya untuk mengintimidasi bangsa Palestina, Israel tak segan-segan melakukan berbagai tindakan keji seperti pembantaian massal, membunuh wanita dan anak-anak, teror dan menangkap warga serta menyiksanya.
Di sisi lain, sikap bungkam organisasi internasional, dukungan Barat terhadap kejahatan Israel serta tindakan mereka yang memakai lembaga dunia untuk menjustifikasi kebrutalan Tel Aviv membuat rezim Zionis kian berani melakukan berbagai kejahatan baru. Baru-baru ini, Koran Aftonbladet, Swedia dalam makalahnya membongkar tindakan keji serdadu Israel terhadap warga Palestina. Mereka bukan hanya terhadap warga Palestina yang masih hidup melakukan tindakan sewenang-wenang, bahkan jenazah mereka pun tak luput dari tindakan aniaya pihak Zionis. Serdadu Israel menurut sumber ini telah melakukan pencurian terhadap organ tubuh warga Palestina dan menjualnya.
Perilisan berita ini bersamaan dengan terbongkarnya sebuah jaringan penyeludupan organ tubuh manusia di AS. Anehnya anggota sindikat tersebut adalah para Rabi Yahudi. Menurut mingguan The American Free Press, sindikat tersebut hanya bagian kecil dari ancaman dunia terkait penyelundupan organ manusia yang berpusat di Palestina pendudukan dan dibiayai oleh Lembaga Keselamatan Nasional Israel.
The American Free Press malah menegaskan bahwa di seluruh dunia anak-anak yang berada di bawah perlindungan program penyelamatan anak yatim mendapat perlakuan keji. Koran ini menyatakan bahwa anak-anak tersebut diculik dan setelah organ penting tubuhnya diambil kemudian jenazahnya dibakar. Tindakan di luar prikemanusiaan ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah biasa melakukan kejahatan dan tindakan kejam lainnya. Di sisi lain, seorang veteran perwira Israel yang didakwa melakukan penyelundupan organ manusia mengaku bahwa Israel memanfaatkan organ tersebut untuk pasien mereka dan seluruh biaya transaksi dengan sindikat penyelundup dibiayai oleh lembaga keselamatan nasional Israel. Hal ini diungkapkannya dalam persidangan di pengadilan Brazil.
Setelah terbongkarnya sindikat kaum Rabi Yahudi yang menyelundupkan organ manusia, Wartawan Koran Aftonbladet, Donald Bostrom kemudian mencetak makalahnya terkait hal ini. Informasi yang dimiliki Bostrom terkait kekejian Israel sebelumnya ia tulis dalam sebuah buku. Dalam makalahnya yang bertajuk "Mereka Mencuri Organ Tubuh Anak-anak Kita" Bostrom menulis, Israel menculik pemuda Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Setelah membunuh pemuda tersebut dan mengambil organ tubuhnya kemudian Israel menyerahkan jenazah para pemuda Palestina kepada keluarganya. Menurut Bostrom, tindakan keji ini dilakukan atas perintah mantan perdana menteri Israel, Ehud Olmert sejak awal 1990. Namun yang benar adalah Israel telah melakukan pencurian organ tubuh warga Palestina sejak Intifadah pertama tahun 1988.
Bostrom menekankan, ia telah melakukan wawancara terhadap 20 keluarga syuhada Palestina yang menegaskan bahwa kemungkinan Israel melakukan pencurian terhadap organ tubuh para syuhada sangat besar. Bostrom mengaku menyaksikan sendiri kasus pencurian ini. Dalam makalahnya ia menyebutkan nama pemuda yang menjadi korban kebuasan Israel. Ia menulis Bilal Ahmed Ghanem adalah pemuda Palestina yang dilukai serdadu Israel pada tahun 1992 dan diangkut ke tempat yang tak diketahui serta jenazahnya kemudian diserahkan serdadu Israel kepada keluarganya. Pada saat penyerahan tersebut di tubuh Ghanem di bagian perut terlihat sebuah jahitan. Tak hanya sampai di situ, serdadu Israel malah meminta uang sebesar 1300 dolar karena telah mengembalikan jenazah Ghanem. Bostrom saat itu sempat mengambil gambar dari tubuh Ghanem dan mempublikasikannya.
Bilal Ahmed Ghanem bukan satu-satunya korban penjualan organ tubuh manusia. Khaled dan Raed dua syuhada Palestina lainnya juga mengalami hal serupa. Dalam wawancaranya dengan Bostrom, keluarga Khaled dan Raed menekankan bahwa Israel mencuri organ tubuh anak-anak mereka. Mereka juga menegaskan bahwa Israel meminta tebusan atas jenazah Khaled dan Raed. Saudara seorang anak perempuan Palestina yang berusia 15 tahun menekankan, serdadu Israel membawa saudarinya yang tengah terluka dan kemudian menyerahkan jenazahnya dalam keadaan organ tubuhnya kosong.
Rabi Rozenbaum di AS yang didakwa melakukan praktek penjualan ginjal orang-orang Palestina telah ditangkap dan mengaku membeli ginjal tersebut di Palestina pendudukan dengan harga dua ribu dolar dan kemudian menjualnya di AS dengan harga 160 ribu dolar. Fenomena ini menunjukkan bahwa Israel tengah menjalankan siasat keji terhadap rakyat Palestina yang hingga kini dampaknya masih belum jelas. Meski demikian, seperti yang sudah-sudah Israel tetap membantah laporan Koran Aftonbladet. Israel juga tak malu-malu menuntut permintaan maaf koran ini.
Donald Bostrom dalam wawancaranya dengan Press TV menekankan, makalahnya ia tulis berdasarkan kesaksiannya sendiri dan pernyataan anggota keluarga korban. Tudingan Israel terhadap Koran Aftonbladet adalah tudingan seperti biasanya yaitu anti-Yahudi. Para pemimpin Israel senantiasa menampilkan setiap kritik atas kejahatan Rezim Zionis sebagai permusuhan terhadap rezim ini. Rezim Zionis juga tak segan-segan memaksa penentangnya untuk diam.
Direksi Koran Aftonbladet, Jen Hellin dalam reaksinya atas tuntutan pemimpin Israel mengatakan, "Saya sangat menyesalkan sikap petinggi Israel yang berusaha menghapus masalah ini dengan menyebarkan klaim tak berdasar serta propaganda menggelikan dan membesar-besarkan isu anti-zionis. Makalah ini sepenuhnya bukan anti-Yahudi, namun hanya mengungkap tindakan keji serdadu Israel". Meski demikian, Israel ternyata tidak berhenti sampai di situ. Rezim penjajah ini kemudian menuding pemerintah Swedia terlibat dalam masalah ini. Sikap tegas pemerintah Swedia yang menolak meminta maaf kepada Israel membuat Tel Aviv untuk sementara menunjukkan sikap yang lunak. Pemerintah Swedia menyebut kasus Koran Aftonbladet adalah salah satu dari masalah kebebasan pers.
Di balik sikap lunak Israel ternyata rezim ini melakukan tindakan balasan dengan melarang masuknya wartawan Koran Aftonbladet ke Jalur Gaza. Berdasarkan jajak pendapat sebuah koran Swedia, 65 persen warga negara ini menolak pemerintahannya menyampaikan permintaan maaf kepada Israel. Meski Koran Aftonbladet demi memperlihatkan tugasnya sebagai media dengan membongkar sejumlah kecil kejahatan Israel terkait penjualan organ tubuh warga Palestina oleh Israel, namun seperti biasanya media massa Barat tidak mereaksi berita penting ini.
Media massa Barat memiliki kebijakan sendiri dengan tidak meliput kejahatan Israel terhadap bangsa Palestina, namun sebaliknya akan meliput luas berita yang memojokkan rakyat tertindas Palestina. Kasus penjualan organ tubuh rakyat Palestina dan warga tak berdosa lainnya di dunia ternyata juga tidak direaksi penuh oleh media negara-negara Islam dan Arab. Kini tindakan tak manusiawi Israel dapat disebut keburukan terbesar Rezim Zionis. Sampai-sampai Donald Bostrom optimis bahwa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Belanda akan menyelidiki masalah ini. Namun demikian harapan ini bisa terwujud jika negara-negara Islam juga bertindak.
Apa yang dibongkar Koran Aftonbladet adalah kejahatan Israel hingga tahun 1992. Adapun selanjutnya Israel terus melanjutkan praktek pencurian organ tubuh para syuhada Palestina. Oleh karena itu penting dibentuk komisi internasional untuk menindaklanjuti serta menyelidiki kasus ini. Komisi diharapkan mampu menyeret para petinggi Israel dan sindikat penjualan organ tubuh para syuhada Palestina ke pengadilan kriminal internasional untuk menerima ganjarannya.

Mahmud Ahmadinejad

Mahmud Ahmadinejad atau bisa dibaca Ahmadinezhad (bahasa Persia: محمود احمدی‌نژاد ; lahir di Aradan, Iran, 28 Oktober 1956; umur 54 tahun[2][3]) adalah Presiden Iran yang keenam dan memperoleh 61.91% suara pemilih pada pilpres Iran tanggal 24 Juni 2005. Jabatan kepresidenannya dimulai pada 3 Agustus 2005. Ia pernah menjabat walikota Teheran dari 3 Mei 2003 hingga 28 Juni 2005 waktu ia terpilih sebagai presiden. Ia dikenal secara luas sebagai seorang tokoh konservatif yang sangat loyal terhadap nilai-nilai Revolusi Islam Iran, 1979.

Biografi

 Keluarga

Lahir di daerah desa pertanian Aradan, dekat Garmsar, sekitar 120 kilometer arah tenggara Teheran. Dia merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara, berasal dari keluarga Syiah. Orang tuanya,seorang Tukang Besi, Ahmad Saborjihan, memberi nama Mahmud Saborjihan saat lahir. Dia menggunakan nama tersebut hingga sebuah keputusan besar mendorong keluarganya untuk hijrah ke Teheran pada paruh kedua tahun 1950-an. Di Teheran, ayahnya mengubah namanya menjadi Mahmud Ahmadinejad sebagai isyarat religiusitas dan semangat mencari kehidupan yang lebih baik, karena Saborjihan dalam bahasa Parsi berarti pelukis karpet, pekerjaan yang jamak dilakukan di sentra karpet seperti Aradan, sedangkan Ahmadinejad berarti ras yang unggul, bijak dan paripurna.[2]

 Pendidikan

Dia lulus dari Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST) dengan gelar doktor dalam bidang teknik dan perencanaan lalu lintas dan transportasi.
Pada tahun 1980, dia adalah ketua perwakilan IUST untuk perkumpulan mahasiswa, dan terlibat dalam pendirian Kantor untuk Pereratan Persatuan (daftar-e tahkim-e vahdat), organisasi mahasiswa yang berada di balik perebutan Kedubes Amerika Serikat yang mengakibatkan terjadinya krisis sandera Iran.

Bergabung dengan Imam Khomeini

Pada masa Perang Iran-Irak, Ahmedinejad bergabung dengan Korps Pengawal Revolusi Islam pada tahun 1986. Dia terlibat dalam misi-misi di Kirkuk, Irak. Dia kemudian menjadi insinyur kepala pasukan keenam Korps dan kepala staf Korps di sebelah barat Iran. Setelah perang, dia bertugas sebagai wakil gubernur dan gubernur Maku dan Khoy, Penasehat Menteri Kebudayaan dan Ajaran Islam, dan gubernur provinsi Ardabil dari 1993 hingga Oktober 1997.

Walikota Teheran

Ahmadinejad lalu terpilih sebagai walikota Teheran pada Mei 2003. Dalam masa tugasnya, dia mengembalikan banyak perubahan yang dilakukan walikota-walikota sebelumnya yang lebih moderat dan reformis, dan mementingkan nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan-kegiatan di pusat-pusat kebudayaan. Selain itu, dia juga menjadi semacam manajer dalam harian Hamshahri dan memecat sang editor, Mohammad Atrianfar, pada 13 Juni 2005, beberapa hari sebelum pemilu presiden, karena tidak mendukungnya dalam pemilu tersebut.
Presiden Mohammad Khatami pernah melarangnya menghadiri pertemuan Dewan Menteri, suatu hak yang biasa diberikan kepada para walikota Teheran. Hal ini dikarenakan pada waktu Khatami menuju Universitas Teheran, Khatami terjebak macet. Khatami mengkritik Ahmadinejad yang saat itu menjabat walikota Teheran. Namun bukannya tergesa-gesa membereskan masalah tersebut, Ahmadinejad justru berkata: "Bersyukurlah karena presiden kita telah merasakan kehidupan rakyatnya yang sesungguhnya". Namun Ahmadinejad tetap santai menghadapi larangan tersebut.

Sebagai Presiden Iran

Setelah dua tahun sebagai walikota Teheran, Ahmadinejad lalu terpilih sebagai presiden baru Iran. Tak lama setelah terpilih, pada 29 Juni 2005, sempat muncul tuduhan bahwa ia terlibat dalam krisis sandera Iran pada tahun 1979. Iran Focus mengklaim bahwa sebuah foto yang dikeluarkannya menunjukkan Ahmadinejad sedang berjalan menuntun para sandera dalam peristiwa tersebut, namun tuduhan ini tidak pernah dapat dibuktikan.

Kontroversi

Kutipan pernyataannya dalam sebuah pertemuan di hadapan para mahasiswa pada 26 Oktober 2005 dari pernyataan Ayatollah Khomeini yang menyerukan agar Israel "dihapus dari peta dunia" memicu kontroversi. Selain, menuai kecaman dari berbagai pemimpin dunia, termasuk Presiden Shimon Peres. Peres bahkan membalas dengan menuntut agar Iran dikeluarkan dari keanggotaan di Perserikatan Bangsa-bangsa.
Pernyataan yang kontroversial ini diulang kembali pada 14 Desember 2005. Saat itu, ia berkata bahwa Holocaust (peristiwa pembantaian terhadap kaum Yahudi oleh rezim Nazi pada masa Perang Dunia II) hanyalah sebuah mitos yang digunakan bangsa Eropa untuk menciptakan negara Yahudi di jantung dunia Islam. Ia juga sempat menyelenggarakan konferensi tentang Holocaust.
Sementara, kritik dalam negeri mengenai kebijakan domestik dan luar negeri terus mengalir deras. Kritik datang dari tokoh ulama besar Ayatollah Hossein Ali Montazeri. Merujuk retorika Ahmadinejad terhadap Amerika Serikat, Montazeri menyatakan bahwa sangat perlu bertindak logis terhadap musuh dan tidak memprovokasi. Bagi Montazeri, ekstremisme tidak berbuah baik untuk rakyat.
Iran menegaskan bahwa pengembangan teknologi nuklir merupakan hak yang tidak bisa disangkal meskipun Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut Iran untuk menghentikan program pengayaan uranium. Ahmadinejad mendapat kritikan dari kalangan konservatif maupun reformis mengenai kebijakan ekonominya dan cara dia menangani isu nuklir Iran.

Keturunan Yahudi

Sebuah artikel pada koran Inggris, The Daily Telegraph yang diterbitkan pada tanggal 3 Oktober 2009, menampilkan foto Mahmud Ahmadinejad yang diambil selama pemilu Iran. Dalam foto itu terlihat ia sedang menunjukkan surat identitasnya dengan nama keluarga sebelumnya "Sabourjian", "nama Yahudi terkenal di Iran".[4] Artikel tersebut mengklaim bahwa Sabourjian berarti "penenun dari Sabour," nama untuk tallit Yahudi di Persia. Artikel itu juga mengklaim bahwa keluarganya masuk Islam dan mengubah nama keluarga setelah Ahmadinejad lahir. Artikel tersebut mengutip seorang ahli yang mengatakan bahwa akar Yahudi Ahmadinejad, jika benar, akan menjelaskan kebencian terhadap Yudaisme dan Israel: "Setiap keluarga yang berpindah ke agama yang berbeda mengambil identitas baru dengan mengutuk iman lama mereka."
Namun, menurut para ahli Iran yang diwawancarai oleh Guardian, "tidak ada makna semacam itu untuk kata 'sabour' dalam salah satu dialek Yahudi Persia, juga tidak berarti selendang doa Yahudi di Persia," nama itu sebenarnya berarti "pelukis benang," leluhur Ahmadinejad diketahui sebagai Muslim, dan kerabat Ahmadinejad mengatakan dia mengadopsi nama baru pada saat pindah ke Teheran, untuk menghindari diskriminasi berdasarkan akar pedesaannya.

Spider _Relaku pujuk

Intro    Bm   F#   G   D   A   Bm
F#   G

Bm                A                     D
Ku dikejar bayang-bayang resah
       Em           F#               Bm
Bila hatimu masih tak berubah
             Em   A             Bm  G
Enggan dipunya dan dipenjara
     A                   D    F#
Belaian cintaku ini


Bm                A               D
Aku bukan lelaki yang tewas
        Em                   F#            Bm
Bisa menyambar walau ku ditolak
       Em A          Bm    G
Biar diuji kanan dan kiri
        A                       D
Kau kan tetap ku miliki…


Chorus

D                F#               Bm
Tiada lafaz yang lebih agung
    A               D            F#
   A
Kalimah cintamu yang ku tunggu-tunggu
D             F#                     Bm
Biar jasadku yang menanggung
      A               D         F#     Bm    F#
Permainan darimu relaku pujukBm                 A              D
Janganlah kau salahkan aku
          Em               F#               Bm
Terus memburu menawan cintamu
        Em   A        Bm    G
Aku percaya sedikit masa
        A                        D
Kau kecundang akhirnya…


Solo   F#   Bm   A   D   F#   Bm   A


Em               A                    D              Bm
Usahlah kau bersedih di hadapanmu aku hadir
          Em                   A              F#        Bm
Memadam resah dan curiga dari hatimu oh..oh…
Em           A            D                     Bm
Apakah kali ini bisa kau tolak dan berlari
       Em                             F#      A
Setelah aku menanamkan azimatku…